
Ermera adalah salah satu diantara 13 Distrik dalam nagara baru Timor Lorosae. Luas wilayahnya 746 km persegi dan jumlah penduduknya sekitar 90.000 orang . Distrik Ermera terdiri dari 5 sub- distrik yakni Ermera, Atsabe, Hatolia,, Letefoho dan Railako. Perekonomian Distrik ini tergantung pada pertanian dengan kopi sebagai tanaman penghasil utama ,disamping itu petani pertahan hidup dengan berbagai tanaman pangan seperti jagung, padi kacang-kacangan ,ubi dan sayuran (lihat halaman II). Distrik ini terdapat 7 partai politik dengan partai Fretelin mendapat suara popularitas, partai lain adalah PD,PSD,PST,Partai Liberal ,ASDT, UDT,KOTA. Iklim politiknya sangat menyenangkan dengan tanpa ada pertentangan.
Wakil dari Distrik ini yang duduk dalam dewan konstitusi adalah Bapak Jose Soares dari Partai Fretelin .Kondisi wilayah Distrik ini berpegunungan dengan sebagian tanah datar yang digunakan untuk persawahan dan aktivitas pertanian. Kelompok etnik utama adalah mambae yang berdominasi di Sub-distrik Railako,Ermera,Letefoho dan Hatolia, kemak yang berdominan di Atsabe Sub-Distrik dan ada sebagian kecil yang kuat (sekitar 30%) di Hatolia, sebagian besar masyarakat adalah bi lingual (berbahasa lebih dari satu) seperti kita ketahui bahwa semua dari mereka berbahasa , bahasanya masing-masing (apakah mambae atau kemak ) tambah tetum . Portugues masih digunakan oleh kelompok intelektual dan sedikit generasi tua. Sementara itu sebagian besar dari masyarakat mengerti bahasa Indonesia.
Mayoritas penduduk beragama Katolik (lebih dari 90%) sesuai data 1997 sekitar 2% dari penduduknya menganut agama Islam dan mendekati 2% adalah Protestan. Minoritas masyarakat pedalaman menganut kepercayaan animisme (ada fusi atau pengabungan dari praktek animisme dengan ajaran Katolik, pembelahan divisi ini tidak begitu jelas).
Click iha nee atu lee informasaun kompletu